Kamis, Juni 05, 2008

Cinta Itu...

Cinta Itu...

============

Cinta itu akan menjadi kematian bagimu, kalo kamu terperangkap olehnya.

Cinta bagai mistery, datang dan pergi tanpa permisi. Kamu tak perlu mencarinya karena cinta akan datang pada waktu yang tepat. Kamu tak dapat membelinya karena harga sebuah cinta sangatlah mahal.

Cinta akan lahir pada saat yang tepat tanpa kita ketahui kapan, dan tanpa kita ketahui kepada siapa. Jika suatu hari pasangan Anda mengatakan "Aku tak mencintaimu lagi". Let it go.....walaupun practically susah...bagi sebagian orang.

Biarkan berlalu karena cinta tak dapat dipaksakan. Jika cinta dipaksakan ....cinta tersebut layaknya akan dapat meledak menjadi kebencian. Let it go guys....

Cinta akan datang kembali kepada kamu suatu waktu, entah kapan ....

pokoknya pada waktu yang tepat menurut ukuran Tuhan. Tuhan tak akan biarin kamu sendirian.

Lalu bagaimana dengan perasaan kamu kalo kamu ditinggal ama cinta?

Simpanlah dalam-dalam cinta tersebut. Kenanglah sebagai bagian dari pengalaman hidupmu. Menangislah jika perlu. Berbahagialah karena Anda pernah dicintai, berbahagia karena cinta pernah ada di hati kamu.

Bagi yang cowok.... jangan jadikan kecantikan sebagai ukuran kamu mencintai seseorang.... karena akan sangat gampang sekali membuat cinta & emosi menguasai dirimu. Tapi pandanglah jauh ke depan ......pikirkan baik2... karena semua akan menyangkut masa depanmu.

Bagi cewek..... jangan jadikan uang, kedudukan, dan segala yang fana menjadi titik point dari cintamu..... karena akan sangat gampang sekali uang, kedudukan, dan segala yang fana akan membutakan cintamu. Seolah-olah engkau hanya cinta akan uang dan kedudukan dan segala yang fana daripada kamu sendiri ngerasain cinta itu.

Bagaimana jika cinta hilang dalam sebuah perkawinan? Dalam suatu perkawinan cinta adalah cinta yang harus dipertanggungjawabkan, kepada Tuhan dan kepada suami atau istri dan kepada anak (jika ada). Kamu nggak bisa pergi begitu saja dengan mengatakan "Aku tak mencintai kamu lagi".

Cinta itu bersemayam di dalam hati (bukan di otak atau pikiran), jika hati anda penuh dengan kasih, cinta tak akan pernah hilang dari diri anda. Kasih itu indah. Kasih tidak cemburu. Kasih menerima apa adanya dan memberi yang ada. Kasih itu komitmen sehingga seseorang yang mempunyai kasih tak akan melupakan cintanya. Kasih itu mengampuni dan memaafkan Kasih adalah cinta sejati karena berasal dari Tuhan.

Tanamkan kasih di hati Anda sejak awal maka cinta Anda tak akan hilang.

BELAS KASIH – MEMAHAMI DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN

BELAS KASIH – MEMAHAMI DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN

Tidak ada orang seperti pulau, mampu memenuhi seluruh kebutuhannya sendiri, setiap orang adalah bagian sebuah benua, bagian dari sesuatu yang lebih besar ketika ada tanahnya yang terkikis oleh laut, seluruh bagian yang lain ikut merasakan; dan ketika ada orang yang mati ada bagian dalam diriku yang berkurang karena aku bagian dari umat manusia….. (John Ronne)

Belas kasih (Compassion) adalah mengungkapkan simpati dan kepedulian kepada orang lain melalui niat dan perbuatan. Belas kasih menjangkau orang lain melalui rasa sayang dan hormat. Orang yang memiliki kecerdasan spiritual dan belas kasih akan memiliki komitmen kepada orang lain, dan akan ikut bertanggung jawab untuk mereka.

Kabar baik (meskipun bagi sebagian orang mungkin tugas paling berat) adalah bahwa orang pertama yang harus dikasihani adalah diri sendiri! Anda perlu hormat kepada diri sendiri , sayang kepada diri sendiri, berbuat terbaik bagi diri sendiri, dan bertanggung jawab untuk penolong diri sendiri agar dapat menjadi yang terbaik.

Jika anda sayang kepada diri sendiri; Anda dapat menumbuhkan dan mengembangkannya. Anda dapat mengungkapkan belas kasih itu kepada orang lain.

§ Bagaimanakah Menunjukkan Belas Kasih Itu ?

“Bila engkau disambut dengan sebuah salam, maka balaslah dengan salam yang lebih hangat; atau setidaknya balaslah”

§ Tunjukkan Belas Kasih kepada Sesama

Dalam situasi apapun, cobalah memaklumi mengapa orang berbuat semua mereka? Cobalah selalu, terutama dalam situasi-situasi “sulit”, untuk mendapatkan diri dalam posisi orang lain. Perlakukan juga orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan. Ini akan memudahkan anda memandang sesuatu, berdasarkan perspektif orang lain (yang bagi mereka selalu benar!), selain memudahkan anda menunjukkan bahwa anda lebih pengertian dan sayang kepada mereka pada gilirannya ini akan menjadikan hidup anda jauh lebih mudah, selain tenteram dan bahagia.

§ Mempercayai Orang Lain

Alangkah manisnya hidup ini andaikata kita dapat mempercayai semua orang. Pada hakikatnya banyak orang, karena pernah sakit hati atau dipermalukan, telah menutup diri secara emosi, sedemikian agar tidak sakit hati lagi. Dengan bersikap demikian sesungguhnya mereka menghentikan hidup dan perasaan sendiri, dan akan lebih menderita dalam jangka panjang. Berilah “nilai A” kepada siapa saja yang anda jumpai, kemudian pelan-pelan biarkan mereka sendiri menentukan apakah akan menaikkan/menurunkan “tawaran” tersebut. Luangkan sedikit waktu untuk berkomunikasi dengan mereka. Yang menarik, apabila dari karyawan anda, teman anda; dari teman baik anda - Anda lebih berpeluang mendapatkan balasan “nilai A” dari mereka.

“Percayailah orang lain maka mereka akan jujur kepada anda; perlakukan mereka dengan hormat maka mereka akan menunjukkan bahwa mereka sungguh terhormat”

~ o ~